Tafsir As-Saadi - Indonesian

Multiple Ayahs

Tags

Download Links

Tafsir As-Saadi - Indonesian tafsir for Surah Qaf — Ayah 16

وَلَقَدۡ خَلَقۡنَا ٱلۡإِنسَٰنَ وَنَعۡلَمُ مَا تُوَسۡوِسُ بِهِۦ نَفۡسُهُۥۖ وَنَحۡنُ أَقۡرَبُ إِلَيۡهِ مِنۡ حَبۡلِ ٱلۡوَرِيدِ ١٦ إِذۡ يَتَلَقَّى ٱلۡمُتَلَقِّيَانِ عَنِ ٱلۡيَمِينِ وَعَنِ ٱلشِّمَالِ قَعِيدٞ ١٧ مَّا يَلۡفِظُ مِن قَوۡلٍ إِلَّا لَدَيۡهِ رَقِيبٌ عَتِيدٞ ١٨

"Dan sungguh Kami telah menciptakan manusia dan menge-tahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat ke-padanya daripada urat lehernya, (yaitu) ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri. Tiada suatu ucapan pun yang diucapkan melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir." (Qaf: 16-18).

(16) Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa Dia-lah semata yang menciptakan jenis manusia, baik lelaki maupun perempuan, Dia yang mengetahui hal-ihwal manusia serta rahasia mereka dan bisikan jiwa mereka, dan sesungguhnya Dia ﴾ أَقۡرَبُ إِلَيۡهِ مِنۡ حَبۡلِ ٱلۡوَرِيدِ ﴿ "lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya," yang merupakan sesuatu yang terdekat pada manusia yaitu urat saraf yang tersimpan di balik urat lehernya. Hal ini menyeru manusia untuk selalu mura-qabah terhadap Pencipta yang mengetahui hati dan batinnya, yang lebih dekat kepadanya dalam berbagai keadaannya sehingga manu-sia akan merasa malu ketika Allah سبحانه وتعالى melihatnya melakukan yang dilarang atau tidak melaksanakan yang diperintahkan.
(17) Begitu juga manusia harus menempatkan para malaikat mulia yang menulis semua amalnya di dalam pikirannya, para ma-laikat dimuliakan dan dihormati dan selalu waspada untuk tidak berbuat atau berkata sesuatu yang dicatat yang tidak diridhai oleh Rabb semesta alam. Karena itulah Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ إِذۡ يَتَلَقَّى ٱلۡمُتَلَقِّيَانِ ﴿ "Ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya," yakni men-catat semua amal manusia, satu berada ﴾ عَنِ ٱلۡيَمِينِ ﴿ "di sebelah kanan," yang mencatat segala amal baik, dan lainnya ﴾ وَعَنِ ٱلشِّمَالِ ﴿ "di sebelah kiri," yang mencatat seluruh amal buruk, masing-masing dari kedua malaikat itu terikat untuk tugas tersebut, disiapkan untuk tugasnya yang dipersiapkan untuknya dan tetap senantiasa melakukan tugas itu.
(18) ﴾ مَّا يَلۡفِظُ مِن قَوۡلٍ ﴿ "Tiada suatu ucapan pun yang diucapkan," baik ataupun buruk ﴾ إِلَّا لَدَيۡهِ رَقِيبٌ عَتِيدٞ ﴿ "melainkan ada di dekatnya ma-laikat pengawas yang selalu hadir," yakni selalu mengawasinya dan menyaksikan hal ihwalnya, seperti yang disebutkan dalam Firman Allah سبحانه وتعالى, ﴾ وَإِنَّ عَلَيۡكُمۡ لَحَٰفِظِينَ 10 كِرَامٗا كَٰتِبِينَ 11 يَعۡلَمُونَ مَا تَفۡعَلُونَ 12 ﴿ "Padahal sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu), yang mulia (di sisi Allah) dan yang mencatat (pekerjaan-pekerjaanmu itu), mereka mengetahui apa yang kamu kerja-kan." (Al-Infithar: 10-12).