Tafsir As-Saadi - Indonesian

Multiple Ayahs

Tags

Download Links

Tafsir As-Saadi - Indonesian tafsir for Surah Al-Mursalat — Ayah 7

وَٱلۡمُرۡسَلَٰتِ عُرۡفٗا ١ فَٱلۡعَٰصِفَٰتِ عَصۡفٗا ٢ وَٱلنَّٰشِرَٰتِ نَشۡرٗا ٣ فَٱلۡفَٰرِقَٰتِ فَرۡقٗا ٤ فَٱلۡمُلۡقِيَٰتِ ذِكۡرًا ٥ عُذۡرًا أَوۡ نُذۡرًا ٦ إِنَّمَا تُوعَدُونَ لَوَٰقِعٞ ٧ فَإِذَا ٱلنُّجُومُ طُمِسَتۡ ٨ وَإِذَا ٱلسَّمَآءُ فُرِجَتۡ ٩ وَإِذَا ٱلۡجِبَالُ نُسِفَتۡ ١٠ وَإِذَا ٱلرُّسُلُ أُقِّتَتۡ ١١ لِأَيِّ يَوۡمٍ أُجِّلَتۡ ١٢ لِيَوۡمِ ٱلۡفَصۡلِ ١٣ وَمَآ أَدۡرَىٰكَ مَا يَوۡمُ ٱلۡفَصۡلِ ١٤ وَيۡلٞ يَوۡمَئِذٖ لِّلۡمُكَذِّبِينَ ١٥

"Demi malaikat-malaikat yang diutus untuk membawa ke-baikan, dan (malaikat-malaikat) yang terbang dengan kencangnya, dan (malaikat-malaikat) yang menyebarkan (rahmat Rabbnya) dengan seluas-luasnya, dan (malaikat-malaikat) yang membeda-kan (antara yang haq dan yang batil) dengan sejelas-jelasnya, dan (malaikat-malaikat) yang menyampaikan wahyu, untuk menolak alasan-alasan atau memberi peringatan, sesungguhnya apa yang dijanjikan kepadamu itu pasti terjadi. Maka apabila bintang-bintang telah dihapuskan, dan apabila langit telah dibelah, dan apabila gunung-gunung telah dihancurkan menjadi debu, dan apabila rasul-rasul telah ditetapkan waktu (mereka), (niscaya dikatakan kepada mereka), 'Sampai hari apakah ditangguhkan (mengazab orang-orang kafir itu).' Sampai hari keputusan. Dan tahukah kamu apakah hari keputusan itu? Kecelakaan yang besar-lah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan." (Al-Mur-salat: 1-15).

Makkiyah

"Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang."

(1-6) Allah سبحانه وتعالى bersumpah atas kebangkitan dan pembalasan terhadap amal-amal. ﴾ وَٱلۡمُرۡسَلَٰتِ عُرۡفٗا ﴿ "Demi malaikat-malaikat yang diutus untuk membawa kebaikan," mereka adalah para malaikat yang diutus Allah سبحانه وتعالى untuk masalah-masalah takdir dan pengaturan alam serta untuk masalah-masalah syariat dan wahyu kepada para RasulNya, ﴾ عُرۡفٗا ﴿ "yang diutus untuk membawa kebaikan," adalah salah satu kon-disi dari para malaikat yang diutus untuk membawa kebaikan tadi, yaitu diutus untuk kebaikan, hikmah dan kemaslahatan, bukan diutus untuk kemungkaran dan perbuatan sia-sia. ﴾ فَٱلۡعَٰصِفَٰتِ عَصۡفٗا ﴿ "Dan (malaikat-malaikat) yang terbang dengan kencangnya," mereka juga para malaikat yang diutus oleh Allah سبحانه وتعالى. Allah سبحانه وتعالى menyebut-kan sifatnya yang amat cepat melakukan perintahNya dan cepatnya mereka menunaikan perintah-perintah Allah سبحانه وتعالى seperti perintah agar angin beriup kencang. Atau yang dimaksud dengan sangat kencang dalam ayat ini adalah angin yang berhembus dengan ken-cang. ﴾ وَٱلنَّٰشِرَٰتِ نَشۡرٗا ﴿ "Dan (malaikat-malaikat) yang menyebarkan (rahmat Rabbnya) dengan seluas-luasnya." Kemungkinan yang dimaksud adalah para malaikat yang menyebarkan segala sesuatu yang telah diatur untuk disebarkan. Atau yang dimaksud adalah mendung yang dikirim Allah سبحانه وتعالى untuk menghidupkan bumi setelah sebelum-nya mati. ﴾ فَٱلۡمُلۡقِيَٰتِ ذِكۡرًا ﴿ "Dan (malaikat-malaikat) yang menyampaikan wahyu," mereka adalah para malaikat yang menyampaikan perin-tah-perintah mulia berupa peringatan yang dengannya Allah سبحانه وتعالى merahmati para hambaNya. Allah سبحانه وتعالى mengingatkan manfaat dan kepentingan mereka di dalam peringatan itu yang disampaikan pada para rasulNya, ﴾ عُذۡرًا أَوۡ نُذۡرًا ﴿ "untuk menolak alasan-alasan atau memberi peringatan," yakni untuk memberi alasan dan peringatan bagi manusia. Mengingatkan manusia akan berbagai hal mengeri-kan yang ada di hadapan mereka serta untuk menolak alasan-alasan mereka sehingga mereka tidak memiliki hujjah atas Allah سبحانه وتعالى.
(7) ﴾ إِنَّمَا تُوعَدُونَ ﴿ "Sesungguhnya apa yang dijanjikan kepadamu," berupa Hari Kebangkitan dan pembalasan amal perbuatan, ﴾ لَوَٰقِعٞ ﴿ "itu pasti terjadi," yakni, jelas-jelas akan terjadi tanpa ragu dan bim-bang.
(8-14) Bila sudah terjadi, terjadilah perubahan pada alam dan huru hara hebat yang menakutkan hati dan memperbesar ben-cana. Bintang-bintang lenyap bertaburan dan hilang dari tempat-nya. Gunung beterbangan seperti debu yang ditaburkan. Gunung dan bumi menjadi datar sama sekali, tidak terlihat adanya gun-dukan dan tidak ada bukit. Itulah hari di mana ﴾ ٱلرُّسُلُ أُقِّتَتۡ ﴿ "Rasul-rasul telah ditetapkan waktu (mereka)," dan disegerakan putusan antara mereka dan kaum mereka. Karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ لِأَيِّ يَوۡمٍ أُجِّلَتۡ ﴿ "Sampai hari apakah ditangguhkan (mengazab orang-orang kafir itu)?" Kata tanya ini untuk memperbesar, mengagungkan, dan membuat takut. Selanjutnya dijawab dengan FirmanNya, ﴾ لِيَوۡمِ ٱلۡفَصۡلِ ﴿ "Sampai hari keputusan," antara manusia satu sama lain dan perhitungan amal mereka satu persatu.
(15) Kemudian Allah سبحانه وتعالى mengancam orang yang mendusta-kan hari ini seraya berfirman, ﴾ وَيۡلٞ يَوۡمَئِذٖ لِّلۡمُكَذِّبِينَ ﴿ "Kecelakaan yang besar-lah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan," yakni, alangkah celakanya mereka, alangkah besar siksaan mereka dan alangkah buruknya tempat kembali mereka. Allah سبحانه وتعالى memberitahu mereka dan bersumpah pada mereka, tapi mereka tidak membenarkannya. Karena itulah mereka berhak mendapatkan siksaan berat.