Sungguh engkau -wahai Nabi- benar-benar akan mendapati orang-orang Yahudi itu adalah manusia yang paling tamak terhadap kehidupan (di dunia), meskipun hidup mereka hina dan nista. Bahkan mereka lebih tamak dari orang-orang musyrik yang tidak percaya akan adanya hari kebangkitan dan perhitungan amal (hisab). Meskipun orang-orang Yahudi itu adalah Ahli Kitab yang percaya akan adanya hari kebangkitan dan perhitungan amal (hisab), namun setiap orang dari mereka menginginkan umurnya mencapai seribu tahun. Padahal berapa pun panjangnya umurnya, ia tidak dapat menjauhkan dirinya dari azab Allah. Allah Maha Mengetahui dan Maha Melihat amal perbuatan mereka, tidak ada sesuatu pun yang luput dari pengetahuan-Nya, dan Dia akan memberi mereka balasan yang setimpal dengan amal perbuatan mereka tersebut.