Di Baitullah ini terdapat tanda-tanda yang jelas mengenai kemuliaan dan keutamaannya, seperti manasik dan masyā'ir. Di antaranya ialah batu yang dijadikan tempat berdiri oleh Ibrahim ketika dia hendak meninggikan dinding Ka'bah. Juga di antaranya ialah siapa yang memasukinya maka ia akan merasa aman dan tidak akan mengalami gangguan apa pun, serta seluruh manusia berkewajiban untuk berkunjung ke Baitullah untuk menunaikan ibadah haji karena Allah, bagi orang yang memiliki kemampuan untuk sampai ke tempat itu. Namun, siapa yang mengingkari kewajiban haji maka sungguh Allah Mahakaya, tidak butuh terhadap orang yang kafir itu dan segenap alam semesta.