Ingatlah -wahai orang-orang beriman- ketika kalian melarikan diri dalam perang Uhud, yaitu tatkala kalian mengalami kegagalan karena telah melanggar perintah Rasulullah dan sebagian dari kalian tidak melihat sebagian yang lain, sementara Rasulullah memanggil kalian dari belakang, di antara kalian dan orang-orang musyrik seraya bersabda, “Kemarilah wahai hamba-hamba Allah! Kemarilah wahai hamba-hamba Allah!” Kemudian Allah membalas perbuatan kalian itu dengan kepedihan dan kesulitan karena hilangnya kesempatan untuk mendapatkan kemenangan dan rampasan perang, yang diikuti dengan kepedihan dan kesulitan lainnya karena beredarnya kabar tentang terbunuhnya Nabi. Allah melakukan hal ini supaya kalian tidak bersedih hati karena kehilangan kesempatan untuk mendapatkan kemenangan dan rampasan perang, dan tidak berduka karena terbunuh dan mengalami luka-luka, setelah kalian tahu bahwa Nabi tidak terbunuh karena semua musibah dan penderitaan terasa ringan (setelah tahu bahwa Nabi masih hidup). Allah Maha Mengetahui apa yang kalian perbuat; tidak ada sesuatu pun yang luput dari pengetahuan-Nya perihal kondisi hati dan perbuatan anggota badan kalian.