Katakanlah -wahai Rasul- kepada orang-orang Nasrani, penganut kitab suci Injil, “Janganlah kalian melampaui batas yang ada di dalam agama kalian dan janganlah kalian berkata tentang Isa -'alaihissalām- kecuali dengan bukti yang benar. Sesungguhnya Isa putra Maryam itu hanyalah seorang rasul yang diutus oleh Allah dengan membawa kebenaran. Dia menciptakannya dengan kalimat-Nya yang dikirimkan oleh Jibril -'alaihissalām- kepada Maryam, yaitu kalimat ‘Kun' (Jadilah), maka terciptalah ia. Kalimat itu adalah tiupan dari Allah yang ditiupkan oleh Jibril atas perintah Allah. Oleh karena itu, berimanlah kalian kepada Allah dan seluruh rasul-Nya, tanpa membeda-bedakan antara yang satu dengan yang lain. Janganlah kalian berkata, ‘Tuhan itu ada tiga’. Berhentilah mengucapkan kata-kata yang bohong dan keliru itu karena menghentikan ucapan tersebut akan lebih baik bagi kalian di dunia dan di akhirat. Sesungguhnya Allah adalah Tuhan Yang Maha Esa. Dia Mahasuci, tidak memiliki sekutu dan anak. Dia sama sekali tidak membutuhkannya. Dialah pemilik apa saja yang ada di langit dan apa saja yang ada di bumi beserta isinya dan cukuplah Allah sebagai pengawas serta pengatur dalam urusan makhluk-Nya yang ada di langit dan di bumi.”