Isa berkata kepada Tuhannya, “Aku tidak pernah mengatakan sesuatu kepada manusia selain apa yang Engkau perintahkan kepadaku, yaitu menyuruh mereka mengesakan-Mu dalam beribadah. Dahulu, aku senantiasa mengawasi apa yang mereka ucapkan sepanjang aku berada di tengah-tengah mereka. Setelah Engkau menghentikan masa keberadaanku di tengah-tengah mereka dengan mengangkatku hidup-hidup ke atas langit maka Engkaulah -wahai Tuhanku- yang mengawasi amal perbuatan mereka. Engkau Maha Menyaksikan segala sesuatu, tidak ada sesuatu pun yang luput dari pengawasan-Mu, sehingga Engkau pasti mengetahui apa yang kukatakan kepada mereka dan apa yang mereka katakan sepeninggalku.