Sungguh kami telah membuat kebohongan atas nama Allah jika kami mengakui kekafiran dan kemusyrikan yang kalian anut itu setelah Allah menyelamatkan kami darinya dengan karunia-Nya. Kami tidak boleh dan tidak pantas kembali kepada agama kalian yang batil itu, kecuali apabila Tuhan kami menghendakinya karena segala sesuatu tunduk kepada kehendak Allah -Subḥānahu-. Pengetahuan Tuhan kami meliputi segala sesuatu, tidak ada sesuatu pun yang luput dari pengetahuan-Nya. Hanya kepada Allahlah kami bersandar agar Dia berkenan memantapkan hati kami di jalan yang lurus dan melindungi kami dari jalan menuju neraka Jaḥīm. Ya Tuhan kami! Berilah keputusan yang benar di antara kami dan kaum kami yang kafir itu, lalu tolonglah pihak yang benar dan yang teraniaya untuk mengalahkan pihak yang salah dan ingkar karena Engkau -wahai Tuhan kami- adalah sebaik-baik pemberi keputusan.”