Yusuf kemudian mempersilakan kedua orang tuanya untuk duduk di tempat duduknya. Lalu kedua orang tuanya dan saudara-saudaranya yang berjumlah sebelas orang memberikan penghormatan kepada Yusuf dengan melakukan sujud. Itu merupakan sujud penghormatan (yang diperbolehkan dalam syariat mereka), bukan sujud ibadah, sebagai pembuktian perintah Allah dalam mimpinya. Sebab itu, Yusuf berkata kepada ayahnya, "Penghormatan dari kalian untukku ini adalah takwil dari mimpi yang dahulu kulihat di dalam tidurku dan kuceritakan kepadamu. Sekarang Tuhanku telah membuat mimpi itu menjadi kenyataan. Tuhanku telah berbuat baik kepadaku ketika Dia mengeluarkanku dari penjara dan juga ketika Dia mendatangkan kalian dari gurun pasir setelah hubungan baik antara aku dan saudara-saudaraku dirusak oleh setan. Sesungguhnya Tuhanku sangat lembut dalam mengatur apa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui keadaan hamba-hamba-Nya, lagi Mahabijaksana dalam mengatur urusan mereka."