Sungguh Allah -Subḥānahu- Mahasuci lagi Mahaagung; lantaran kekuasaan-Nya yang tidak bisa ditandingi oleh selain-Nya. Dialah yang memperjalankan hamba-Nya, Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- dengan jasad dan ruhnya serta dalam kondisi sadar (bukan mimpi) pada sebagian malam dari Masjidilharam menuju Masjid Baitulmaqdis (Masjidilaqsa) yang Kami berkahi dan anugerahi tanah-tanah sekelilingnya dengan banyaknya buah-buahan, dan pertanian, serta sebagai tempat diutus dan menetapnya para nabi -'alaihimussalām-; agar ia (Muhammad) menyaksikan sebagian tanda-tanda kebesaran Kami yang menunjukkan kekuasaan Allah -Subḥānahu- karena sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar; tidak ada yang tersembunyi dari-Nya segala sesuatu yang terdengar, lagi Maha Melihat; tidak ada yang tersembunyi dari-Nya segala sesuatu yang terlihat.