Tuhan-mu tiada meninggalkan kamu dan tiada (pula) benci kepadamu1,
Footnotes
[1]
Maksudnya ketika turunnya wahyu kepada Nabi Muhammad Ṣallallāhu ʻAlaihi wa Sallam terhenti untuk sementara waktu orang-orang musyrik berkata, "Tuhan-nya (Muhammad Ṣallallāhu ʻAlaihi wa Sallam) telah meninggalkannya dan benci kepadanya". Maka turunlah ayat ini untuk membantah perkataan orang-orang musyrik itu.