Adapun manusia, maka di antara tabiatnya ialah bahwa jika Tuhannya mengujinya, memuliakannya, dan memberikan kenikmatan kepadanya berupa harta, anak-anak, dan kedudukan, ia mengira bahwa hal itu karena kemuliaannya di sisi Allah, sehingga ia berkata, "Tuhanku telah memuliakanku karena aku berhak mendapatkan kemuliaan dari-Nya.”