Allah juga membalas tipu daya mereka ketika Dia berfirman kepada Isa -'alaihissalām-, “Wahai Isa! Sesungguhnya Aku menggenggam nyawamu tanpa kematian, mengangkat tubuh dan ruhmu kepada-Ku, menyucikanmu dari kekejian orang-orang yang kafir kepadamu dan menjauhkanmu dari mereka, serta menjadikan orang-orang yang mengikutimu berada dalam agama yang benar -salah satunya ialah beriman kepada Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-, mengungguli orang-orang yang kafir kepadamu dengan bukti kebenaran dan kemuliaan sampai hari Kiamat. Hanya kepada-Ku kalian akan kembali di hari Kiamat, kemudian Aku berikan keputusan kepada kalian atas perselisihan yang terjadi di antara kalian.