Kemudian setelah mereka berdua, Kami iringkan para rasul Kami dan Kami utus mereka secara berturut-turut kepada umat-umat mereka. Lalu Kami iringkan mereka dengan Isa bin Maryam, Kami berikan kepadanya Injil dan Kami jadikan di hati orang-orang yang beriman kepadanya dan mengikutinya rasa iba dan kasih sayang, sehingga mereka menjadi orang-orang yang saling mencintai dan menyayangi di antara mereka. Mereka kemudian mengada-adakan bidah yang melampaui batas dalam agama, sehingga mereka meninggalkan sebagian yang dihalalkan oleh Allah untuk mereka seperti nikah dan kenikmatan, padahal Kami tidak memintanya dari mereka, akan tetapi mereka mewajibkannya pada diri mereka sendiri sebagai bentuk pengadaan bidah dalam agama mereka. Kami hanya meminta mereka untuk mencari keridaan Allah, akan tetapi mereka tidak melaksanakannya. Kami lalu memberikan kepada orang-orang beriman dari mereka pahala dan banyak dari mereka keluar dari ketaatan kepada Allah dengan mendustakan ajaran yang dibawa oleh Rasulullah, Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-, kepada mereka.